Perkuat Pengawalan Program Kementan, Bersama Penyuluh
Dalam upaya melakukan mempercepat pelaksanaan berbagai program Kementerian Pertanian (Kementan) di tingkat lapangan, BRMP NTB memperkuat koordinasi dengan para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu.
Konsolidasi yang dilakukan bersama para penyuluh tersebut menjadi bagian dari langkah BRMP NTB untuk memastikan setiap program dan kebijakan Kementan dapat dikawal secara cepat, tepat, dan sesuai dengan kondisi di lapangan. Kepala BRMP NTB Hendro Cahyono menekankan pentingnya peran penyuluh untuk lebih aktif turun ke lapangan dan memperbanyak kunjungan ke kelompok tani.
Menurutnya, kehadiran penyuluh secara langsung di tengah petani menjadi bagian penting dalam mitigasi berbagai persoalan pertanian. Dengan melihat kondisi secara nyata, penyuluh dapat lebih cepat menyerap aspirasi, mengidentifikasi kendala, sekaligus membantu mencarikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan petani.
Dalam pertemuan tersebut, para PPL diarahkan untuk lebih aktif melakukan identifikasi kebutuhan di lapangan sebagai langkah awal dalam mendukung percepatan program Kementan. Hasil identifikasi selanjutnya menjadi dasar dalam penyusunan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) sesuai kondisi dan kebutuhan di wilayah masing-masing.
Setelah CPCL disusun, data dan lokasi yang diusulkan perlu diverifikasi secara faktual di lapangan untuk memastikan kesesuaian antara usulan dengan kondisi sebenarnya. Selanjutnya, penyuluh diharapkan terus melakukan pengawalan terhadap usulan tersebut hingga proses pelaksanaan program, sehingga dukungan yang diberikan tepat sasaran dan benar-benar memberikan manfaat bagi petani.
Selain itu, peningkatan kinerja penyuluh menjadi bagian penting dalam konsolidasi. Para PPL didorong untuk menjaga capaian kinerja dan memenuhi target yang telah ditetapkan, sekaligus membangun koordinasi yang lebih intensif dengan pemerintah daerah dan pihak terkait.
Melalui langkah tersebut, BRMP NTB mendorong penyuluh menjadi penggerak sekaligus pengawal program Kementan di tingkat tapak. Kehadiran aktif penyuluh di tengah petani diharapkan mampu mempercepat respons terhadap berbagai persoalan sekaligus memastikan program pemerintah memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.